Tuesday, October 13, 2009

BOHLAM at my ChooseDay!

Tuesday is ChooseDay,, =)

Kalo kemaren kami udah cerita tentang pilihan kami akan dunia advertising, nah sekali ini kami pengen banget cerita tentang sesuatu yang menyemplungkan kami ke dalam kolam periklanan, iyah,menurut kami industri advertising tuh cuma segede kolam [idih,,kecil bener ya??] iyah, habis kita hampir sering bertemu orang yang sama dalam setiap festival periklanan. Tapi di dalam kolam itu isinya, beuh, tiada bandingan.hehe.

Inilah cerita tentang sebuah atmosphere yang kami cinta bernama BOHLAM.

BOHLAM ADVERTISING. An atmosphere that always be with us since 2 years ago. Ceritanya gini,pas inisiasi FISIP UAJY tahun 2006 ada perkenalan kelompok profesi [KP] dan salah satunya adalah BOHLAM, yang bikin kami tertarik untuk berkenalan lebih lanjut,, rasanya asik aja masuk kelompok profesi periklanan, ngebayangin bikin iklan, diskusi iklan. Semuanya ada di BOHLAM.

BOHLAM adalah kelompok profesi bidang advertising di FISIP UAJY. Sebenarnya FISIP UAJY sendiri punya 4 konsentrasi studi, yang masing2 punya kelompok profesi untuk menunjang masing2 konsentrasi studi tersebut. Ada PR.Com untuk mendukung konsentrasi studi Public Relations. Ada ABN untuk mendukung konsentrasi studi jurnalistik yang bagian broadcast. Ada Fokuso yang mendukung konsentrasi studi kajian media dan terakhir, si Bohlam yang mendukung konsentrasi advertising.

Dari inisiasi juga kita tahu kalo BOHLAM itu seperti mata uang koin. Punya dua sisi. yang bisa dibolak-balik namun tetap dalam satu kesatuan yang tak terpisahkan ada sisi organisasi juga sisi agency. Sebagaimana kita jadi mahasiswa berhubungan dengan kampus dan sebagaimana kita biro iklan berhubungan dengan klien.
 
Sayangnya, masuk BOHLAM ga gampang. Loh kok?? Iyah,, bayangin ajah, kelompok profesi yang lain ga ada tuh yang namanya seleksi. Beda sama BOHLAM. Kita berlomba buat bisa menunjukkan bahwa kita punya niat tinggi buat ada di sana. Buat ngehirup udara iklan dengan benar-benar.hahaha. kita gaya ah.

Yang buat kami tertarik untuk daftar menjadi anggota BOHLAM adalah kerjaannya. Katanya bikin iklan itu sangat menyenangkan. Selain kita merasa berkewajiban menambah pengetahuan tentang iklan di luar kelas, berhubung konsentrasi kita uda kontrak mati sama iklan (previous Choose Day).

Setelah seleksi, wawancara, suruh joget, suruh nyanyi, plus lari keliling lapangan lima belas kali (Bohong ☺ . Kan bukan UKM Basket atau karate). Akhirnya, keberuntungan pun menghampiri kami, yap! Berhasil menjadi anggota BOHLAM dan masuk di bagian creative. Asik, asik, kegiatannya sih hampir sama kaya KP yang lain, ada seminar, ngikutin festival lomba dan yang paling penting ada rapat. Rapat hampir kami temuin selama jadi anggota. Lah ini tuh KP periklanan ato KP rapat sih yaa?? Tapi semakin dekat jadi semakin sayang, haha, kami mulai sering  rapat buat brainstorm, mulai diajakin begadangan , mulai diajakin buat pulang malem walaupun kost-kost an diportal. Ckckckck, jeleknya kita bukannya keluar dari Bohlam, malah tambah sayang. (kayanya kita diguna-guna)

Hal-hal kaya gitu bikin kita paling engga jadi ngerti teknis bikin-bikin iklan, liat brief,kira-kira mau ngomong apa di dalam iklan, nemuin siapa targetnya dan gimana nemuin point of contact tu target, nyari-nyari insight sampe ke eksekusinya.

Walaupun bikin kita jadi belajar yang lain, kaya ngebohongin bapak kost kalo ada tugas kuliah, manjat pager buat masuk kost yang tutup jam 9 malam, sampai bohong sama mama kalo udah di kost padahal masih begadangan di kampus. Parahnya kita pernah pulang jam 3 pagi gara-gara harus nyelesein ambience buat workshop paginya. Sampai di rumah temen (yang ga ada portalnya, tapi jarak ke rumah lainny deket banget) kita diteriakin tetangga, dibilang cewek yang ga bener.huhuhu. Kejamnya dunia. Seharusnya bapak-bapak itu liat barang yang ada di mobil kita,yaitu kardus, gabus, cat sama kertas krep sisa dekorasi malemnya. (selain, seharusnya bapak liat bentukan kita yang jauh dari standar cewek seksi,duh mana mampu bersaing.hehehe)

Kejadian yang ga bikin kita terimakasih sama sekali ke BOHLAM itu ternyata cuma satu hal yang merugikan dari banyak hal yang membuat kami berkembang, kami jadi terjun dan mengetahui banyak hal tentang dunia periklanan. Dari BOHLAM kita tahu gimana caranya manage acara, cara struktur peta pikiran bikin iklan. Mulai dari bikin pengumuman dan ambience untuk acara-acara seminar. Seminar yang bikin kita ketemu sama bapak-bapak dan ibu-ibu periklanan. BOHLAM juga yang bikin kita tahu apa aja festival iklan, dari Lomba di kampus Tetangga, Unicef,Pinasthika, sama Citra Pariwara.

Tapi sebenarnya yang paling penting buat kami berdua adalah arti nemuin apa yang dibilang KELUARGA KEDUA. Dimana kamu rela dan sayang banget sama anggotanya. Walau ga memungkiri pasti pernah ada yang ga cocok. Tapi tetep menurut kami, satu kesatuan itu BOHLAM. Tempat kami belajar, tempat kami berproses bersama.

Ini poto keluarga kami, waktu lagi malam keakraban di Kaliurang.

Semua jadi kaya anak kecil. Suka maenan ayunan, suka perosotan. Suka poto-poto. Dasar BOHLAM.


Happy family time
(dipotoin tripod.disettingin mas Bayu)


Oops, sebenernya kita isinya main-main semua yaa..hehehe
(dipotoin utie)

Gag lah, kita sukanya pura-pura rapat kalo dipotoin..
(tetep) hahahaha.




Juga poto keluarga bersama orang orang hebat yang mau mampir bagi ilmu ☺


Oh iya, entah kenapa kita sering banget ditanyain kalo lagi ga bareng sama partner kita. “loh, mana Olivia??” atau “tumben ga bareng Respati??” mungkin emang gara-gara keseringan nebeng, jadi tak terpisahkan. Tapi kita tahu awal dimana semua terlihat tak terpisahkan. Dari satu Kelompok Profesi di Atma Jaya. Kelompok Profesi yang bikin kita keranjingan iklan, bikin kita begadangan, bikin kita sibuk nyariin insight orang, dan lain lain kaya yang udah kita certain diatas. Dasar BOHLAM. Bikin kita senang.
Kami yakin regenerasi selalu diperlukan dimana aja. Termasuk di BOHLAM. Tetua merasa sudah saatnya menyerahkan jabatannya. Padahal menurut kami satu tahun itu kurang buat mereka. Hehe.

Setelah ada diskusi yang panjang diantara anak 2006 (calon pengurus yang baru) juga bersama angkatan lama. Akhirnya dua nama muncul untuk menjadi calon Ketua. Calon yang lain memilih untuk menjadi Director sesuai kebisaan mereka masing-masing.

Tiba pada keputusan terakhir. Mereka memutuskan kami berdua mengisi jabatan Ketua dan Managing. Utie sebagai ketua (yang seenak jidat diganti jadi Head of Director, biar gaya) dan Via sebagai Managing Director (ga usah diganti udah gaya)

Jadi kalau misalnya BOHLAM itu seperti koin mata uang. Keduanya tidak bisa dipisahkan karena melakukan dua fungsi yang berbeda. Begitulah kami. Dua orang yang tak terpisahkan dan menjaga bohlam dengan fungsi yang berbeda. Olivia dan Respati. Seperti sedang membicarakan agency dan organisasi.

Bicara soal birokrasi kampus, datang ke acara KP (kelompok Profesi) atau UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) lain. Lapor kepada HMPS(Himpunan Mahasiswa Program Studi) Komunikasi tentang agenda acara dan kegiatan kampus lainnya. Membina hubungan baik dengan komunitas iklan lainnya serta membuat para anggota nyaman adalah tugas seorang Ketua, tapi tanpa pengurus lainnya pasti tidak dapat berjalan dengan baik.

Thanks to Yogi, wakil ketua yang penuh inisiatif, Teguh dan Dherry yang gemar menulis notulensi rapat dan mengurus perijinan seluruh sudut kampus yang pernah BOHLAM pakai. Putri dan Febri yang sangat pelit (but we love it) demi menjaga kas BOHLAM biar tetap gendut kaya kami.hehe.

Lain dengan bohlam di sisi agency, Managing Director harus bisa mengkoordinasikan segala hal yang berkaitan dengan pembuatan iklan ataupun acara yang di handle, dibantu oleh Fajar, sang Account Director yang selalu gemar akan bertemu dengan orang-orang baru dan akhirnya akan memberitahu kepada tim apa saja yang harus disiapkan, dibantu juga oleh sang creative Director, si koko Erwin yang siyap dengan ide-ide kreatifnya dan tentunya sang Media director, Anind yang selalu mengagaskan media-media baru untuk menunjang pembuatan iklan atau publikasi acara tersebut. PR kami, Cipud dan Diki juga bekerja untuk menyebarkan persahabatan antara sesama anggota Bohlam maupun menjalin persahabatan ke anggota KP lainnya. Aseeekkk,, =)

we love you, partner. 


Partners
Pengurus 2008

Sekarang kita udah ga lagi menjabat sebagai Ketua dan Managing director lagi. Masa jabatan kita udah habis. Saatnya yang lain untuk membuat BOHLAM tetap menyala. Kami? Selalu membuat BOHLAM menyala di hati kami dan akan selalu membantu kapanpun itu. (kaya suami dan desa siaga..hehehe)

Well, ini adalah beberapa social media yang dimiliki BOHLAM,
Twitter 
Blog 

Dan kalau mau kenalan ama Ketua dan Managing Director yang baru, here it is.
We love to share ☺
Yogi ketua kami yang ngerock abis..
Yulius Managing Director kami yang sangat dangdut.hehehe.


We Love You, BOHLAM.


Olivia Respati


Sunday, October 11, 2009

MyDay again,, =)


Come back to myDay,,


Senin, hari yang kami percaya baik untuk memulai sesuatu..

Hari ini kami pengen melihat sedikit ke belakang, apa ajah sih yang sudah kami buat??

Agak sedikit memalukan sih,,

Dulu, baru masuk semester tiga dan baru sangat sedikit mengenal dunia advertising dan pertama kalinya mendengar adanya Pinasthika Advertising Festival, dan kami pun terbakar untuk ikut pertama kali di tahun 2007.


Brief Pinasthika 2007 untuk Ad.Student waktu itu adalah Lulus tepat waktu


Dengan berapi-api karna baru pertama kalinya mengenal dunia ini, kami pun mulai mencoba brainstorm,, pertama kali juga bawaannya bingung denger istilahnya. Hah?? Badai otak??

Hew,, ternyata emang otak kita diajak untuk bergoyang dan bergoncang sampai ada badai seperti lupa jam, lupa maem, lupa mandi dan lupa pulang karena keasikan “nyampah”. Istilah yang kami kasih ketika brainstorm.. hahahaha,, jadi, kami ga pernah brainstorm dengan bener, isinya sampah semuaaaa,,,=)

Dari kepedean yang berujung pada belajar sok asik dari cara yang salah. (dan akhirnya membuatmu tahu bagaimana yang benar) Jadi dulu. Pertama kali caranya adalah ngebayangin gambarnya trus baru cari pesennya. Utak-utik aja terus semuanya, ga bergaul,ga bertanya,atas dasar pikiran senditi (berharap pengertian kreatif(red: karya yang belum pernah dibuat sebelumnya) itu diterapkan dengan pas)Tapi akhirnya, ada senior kami yang ngertiin kami banget, dia ngajarin alur berpikir yang benar gimana cara ngebuka brief, mencari ide dan menjadikan sebuah pesan, nantinya pesan itulah yang baru dituangkan ke eksekusi.

Keluarlah pesan yang ingin kami sampaikan :

1. Kalo lo ga lulus tepat waktu, lo bakal menua dan pacar lo bakal marah besar dan mutusin lo.

Hasilnya adalah Srie Rejeki.

2. Ya gimana lo mau tepat waktu kalo setiap kali kuliah, lo ga niat.

Hasilnya adalah tas cantik.



This is it,, our first masterpiece.. yeaahh!!

- Srie Rejeki -



- Tas Cantik -



Hahahhaa.. apa comment kalian??

Mo ketawa? Dapet ga pesannya??


Kalo liat si karya yang srie, jadi inget belakang kampus yang sekarang udah jadi tempat parkir. Kalo liat karya yang tas cantik, jadi inget hape gw yang ilang,, itu yang item!! Huhuhu,, udah mintanya susah ma nyokap, nabung, nunggu bertahun-tahun, dapet eh malah ilang,, hey!!come back to the topic, please??!! =)


Iyah, jadi dalam gambar Srie ituh kita pengen bilang kalo misalnya lo ga lulus-lulus, nah si pacarnya kesel, abisnya itu berarti akan menunda masa depan mereka untuk segera menikah, soalnya srie ga mau nikah kalo ga lulus kuliah, saking keselnya si srie pengen ngutuk pacarnya jadi batu deh,,


Kalo dalam tas catik itu, kita pengen bilang kalo mahasiswa sekarang kebanyakan kalo kuliah juga ga niat. Tau darimana?? (jangan sok tau deh!!dasar oliviarespati sotoy!!) hahaha,, liat ajah di dalam tas ituh, adanya hape,, eh,, GSM ma CDMA pula. Ada ipod buat dengerin lagu pengganti dengerin dosen bawel, ada alat-alat kecantikan yang bisa ngebuat si pemilik tas jadi punya kerjaan selain nyatet, kan bisa ngaca-ngaca gituh. Nah kalo dah begitu, ga konsen kuliah, ujian ga bisa jawab, nilai jelek, ngulang mata kuliah mulu, kapan lulusnya??

Mungkin kalo sekarang bakal cuma ada BB satu nagkring kali yaa,,hahahah.



Nah,, biar agak keliatan pinter sedikit,, hahaha.. kita juga sempet beruntung berhasil menjadi finalis dan kebetulan dapet gold di Festival iklan kampus tetangga sebelah,,

Briefnya waktu itu adalah Anti nyontek.

Jurinya : Djito Kasilo sama Yazied syafaat.


Kenal donk ya??

Dan hasilnya adalah,,




Jadi kita pengen ngomong kalo nyontek itu bisa ngerusak persahabatan lo. Ga percaya?? Ini kisah nyata yang kita alami,. Jaman SMA, jaman nakal-nakalnya, termasuk nyontek. Iya ga?? Bohong amat kalo lo bilang, lo ga pernah nyontek,,


Nah karya ini bercerita tentang dua orang sahabat yang selalu semeja, waktu ujian,, eh,, kalo SMA sebutannya ulangan ya kan?? Hahaha,, nah waktu ulangan, si Olivia, lagi nyontek, sedangkan si Respati konsen di ulangan itu. Ga taunya si guru suka jalan-jalan dan ngeliat Olivia nyontek, tanpa ba-bi-bu-can-cin-cong si guru langsung ngambil kertas ulangan Olivia dan disobek, berikut punya-nya si Respati. Nah loh gawat bener kan ya?? Olivia pun ngelirik bĂȘte ke Respati “kok lo ga ngomong sih kalo si ibu itu kesini?”. “lah kan gw ga tau, ulangan gw juga disobek” jawab Respati. Dan akhirnya si temen semeja ini pun diem-dieman a.k.a berantem,,

Nah ini karya adalah ungkapan hati Respati yang bĂȘte karna dia ngerasa ga tau apa-apa dan kok ya apes banget,, ikutan disobek,, =(


Karya ini punya nilai eksekusi paling ancur loh, karena ga punya kamera kami pake kamera hp. Editannya ancur karena ga tau bagusinnya pake apa.

Copynya aja di kertas-kertas lusuh dang a simple. Tapi pelajaran yang kami terima dari mas Aat adalah bahwa karya kita menang karena beda dari kebanyakan yang ngomongin moral. Karya kita ngomong lebih ke nilai persahabatan menyentuh mahasiswa dari sana.

Mungkin aja dengan nyontek kamu kehilangan temanmu. So, jangan nyontek.


Tapi paling ga, karya kami yang lebih banyak ga jadi finalis itu bisa buat pembelajaran kedepannya biar tambah pinter, biar tambah tau gimana cara buat print Ad yang bagus, gimana caranya biar pesan yang mau kita sampein itu tersampaikan kepada yang lihat.



Segini dulu yaa,, ketemu minggu depan di MyDay, dengan karya yang lainnya,,

Today is Myday!! Ga ada yang boleh rusuh yaa!!!


See yaa,,



Best regards,



Olivia respati

Sunday’s time


Hari minggu emang selalu berbau-bau males-malesan dan bersenang-senang, that’s why we love sunday,,

Kita mau ngenalin kamu ma sesuatu nih,,


Pertama, time for chocolate,,

Coklat mengandung zat yang mampu membuat kamu yang lagi bĂȘte menjadi ceria lagi,, kamu bĂȘte?? Maem coklat deh,, pasti seneng lagi,,

Di yogya ada tempat yang harus dikunjungi kalo kamu suka banget sama coklat, lumayan baru sih ni tempatnya dan all about chocolate, ada disini!!

Namanya chocola.




Simple banget sih tokonya,,

Tapi lumayan lengkap, ada minuman yang bisa dipilih. Kamu mau dark choco atau white choco atau milk choco? Kalo kita penyuka coklat, ga suka susu dan suka banget ma coklat yang pekat pilihannya ke dark choco, tapi kalo kamu pengen banget nyoba coklat yang rada milky gituh, kamu bisa pilih milk choco, atau kamu mau coklat yang biasa ajah dan ada sedikit susu? Pilihannya milk choco..

Selain minuman diatas, kita bisa beli coklat-coklat yang batangan dan ada macem-macem rasanya, ada yang pake almont, mint, raisin, dan banyak lagi. Selain itu, ada cupcakes, tapi rada susah karna kalo telat sedikit pasti langsung habis,, yaaahhh..=(



Kedua, sawah.

Heik? Sawah? Apa istimewanya??

Ga tau kenapa tapi sawah itu menyenangkan bagi kami. Deket rumah, ada sawah. Mau ke amplaz (ambarukmo Plaza) juga ada sawah, mau maem disekitar kampus, juga ada sawah.. dan yang lebih menyenangkan adalah, kalo malem, beihh,, banyak banget kunang-kunangnya, seneng deh,,

Buat merasa deket sama alam, sawah bisa jadi pilihan. Merenung, melihat pak tani sibuk tanem padinya mundur teratur. Suara orang ngebajak sawah yang udah ga pake kerbau lagi. Suara dari orang-orangan sawah yang paling ditakuti burung.

Kontras warna hijau dan biru yang bisa ngasi kamu pilihan yang sulit untuk melihat mana yang lebih dominan.

banyak banget yang bisa kita pikirkan di sawah. Sayang sekarang udah ga banyak lagi sawah yang bisa dilihat lepas tanpa ada bangunan yang ngerusak backgroundnya. Semua sawah berlatar gedung, rumah, beton,dll. Itu baru di Jogja. Hahahaha. Di Jakarta masih ada sawah ga ya??

Tapi paling kita suka dari sawah adalah baunya. Menentramkan jiwa. Menyenangkan jiwa. Seger banget.





So, If u come to yogya, tell us yaa,, so we can accompany u to visit our favorite places.


Best Regards,



Olivia Respati